Game Boat » September 23, 2020

Daily Archives: September 23, 2020

Berikut Ini Penyebab Bayi Sering Gumoh dan Cara Mengatasinya

Saat sedang asyik bermain, si kecil mengeluarkan gumoh dari mulutnya. Mau tak mau ibu harus mengelap dan membersihkannya. Sulitnya lagi, ibu tidak tahu kapan waktunya gumoh akan berhenti. Namun, apa ibu telah paham apa saja penyebab bayi sering gumoh? Kenali penyebab bayi gumoh sehingga Anda bisa memberikan penanganan yang tepat.

Sistem Pencernaan Bayi Belum Sempurna

Ketika usia bayi kurang dari 3 bulan, maka Anda para ibu jangan kaget jika sering mendapatinya gumoh. Pada masa ini, gumoh sangat wajar terjadi. Bayi sering gumoh karena sistem pencernaannya belum sempurna. Klep penutup lambung yang terletak di antara lambung dan saluran pencernaan atas bayi biasanya belum menutup dengan baik. Maka menyebabkan cairan yang seharusnya masuk ke dalam lambung bisa mengalir keluar lewat kerongkongan.

Sebaiknya Anda menghindari menidurkan bayi usai disusui. Ini karena posisi ini semakin memudahkan si kecil gumoh. Biarkan bayi dalam posisi yang tegak selama 30 menit setelah menyusui agar ASI mengalir sempurna ke lambungnya.

Bayi Minum ASI Terlalu Cepat

Bayi gumoh bisa disebabkan proses minum ASI terlalu cepat dan bersemangat. Hal itu juga bisa dipicu karena aliran ASI Anda sangat deras. Apalagi kapasitas lambung bayi masih sangat kecil. Kalau berat tubuh bayi 5 kg, maka kapasitas lambungnya hanya 5 ons.

Kalau terlalu banyak asupan ASI yang masuk, maka lambungnya tidak kuat menahan sehingga cairan akan naik lagi dan keluar dalam bentuk gumoh. Sebaiknya, Anda susui bayi secukupnya. Saat dia mulai memainkan puting Anda, itu tandanya sudah kenyang. Anda juga bisa memerah ASI yang berlebih dan disimpan dalam botol untuk diberikan di waktu berikutnya.

Bayi Terlalu Aktif Bergerak

Saat bayi menyusu, sebaiknya dalam keadaan tenang dan fokus. Bayi yang terlalu aktif bergerak setelah menyusui biasanya akan mengalami masalah. Posisi tubuhnya pasti akan berubah sehingga bisa membuat bayi tidak nyaman sendiri. Perutnya juga akan mengalami tekanan yang tinggi ketika bayi menggeliat, dan terjadilah gumoh.

Supaya gumoh tidak terjadi, maka ciptakan suasana menyusui yang tenang. Hal ini membuat bayi fokus menyusui dari awal hingga akhir. Anda juga jangan terlalu sering mengajaknya bercanda karena bisa memicu bayi jadi lebih aktif.

Bayi Baru Mulai Mengkonsumsi Makanan Padat

Bayi yang biasanya hanya minum ASI, kini harus mulai belajar mengonsumsi makanan padat untuk mendapatkan nutrisi tambahan. Tubuh bayi perlu penyesuaian di masa peralihan ini. Tidak semua bayi bisa menelan makanan padat dengan baik. Pastinya, hal ini menimbulkan risiko bayi mengalami gumoh.

Agar gumoh tidak terjadi, mulailah kenalkan bayi terhadap makanan padat secara perlahan. Mulai dari makanan semi padat yang lebih halus dan aman untuk pencernaan bayi.

Bayi Dalam Posisi Tengkurap yang Terlalu Lama

Meskipun tengkurap membantu menstimulasi otot perut bayi, tetap saja bisa membahayakan kesehatan bayi. Apalagi jika posisi tengkurap dilakukan dalam waktu yang terlalu lama. Ini karena organ perut bayi akan terus tertekan sehingga memicu terjadinya gumoh. Terutama jika bayi tengkurap setelah selesai makan.

Gumoh dapat terhindarkan bila Anda mengawasi dan melihat kapan waktu yang tepat untuk bayi bisa tengkurap. Usahakan perutnya tidak dalam kondisi penuh ketika hendak tengkurap demi menghindari risiko gumoh.

Nah, itulah penyebab bayi sering gumoh yang perlu Anda ketahui.

Published by: